Farnida Malahayati

This blog is containing about all myduties of management

ARTIKEL “PENERAPAN MIND MAPPING PADA SISTEM PEMBELAJARAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA” October 13, 2012

Filed under: Uncategorized — FarnidaMalahayati @ 4:13 am

Saat ini lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia dituntut dapat memberikan output yang berkualitas agar dapat meningkatkan daya saing bangsa dengan negara-negara lain dalam dunia kerja dan dapat mengangkat kualitas SDM Indonesia yang semakin terpuruk. Keterpurukan ini bisa dilihat dengan masih banyaknya jumlah pengangguran di Indonesia. Hal ini juga bisa dilihat dari minimnya orang Indonesia yang menduduki posisi puncak di beberapa perusahaan asing di Indonesia.
Indonesia belum siap menghadapi perdagangan bebas. Akan tetapi saat ini sudah bukan waktunya lagi untuk mengelak. Kita harus mempersiapkan segala sesuatunya dimulai dengan penyiapan SDM bangsa Indonesia, salah satunya dengan pemanfaatan mind mapping dalam proses pembelajaran sejak dini.

Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Oleh karena itu untuk ikut meyukseskan tujuan pendidikan selain dibekali dengan hard skill & soft skill juga harus dibekali dengan mind mapping. Hal ini disebabkan karena mind mapping dibutuhkan untuk masa depan kita. Terutama dalam proses perkuliahan dibutuhkan tingkat pengaturan masalah yang lebih efektif. Jadi pengaturan mind mapping sangat dibutuhkan, maka dengan adanya peta pikiran, membantu mahasiswa untuk lebih focus dalam menggali serta menyaring informasi dengan benar, perioritaskan waktu dengan sumber yang blebih penting, besikap radikal dan mengeluarkan ide-ide baru dan anaslisis kritis.
Mind Map dapat digunakan secara luas baik untuk keperluan sekolah, perkuliahan, pekerjaan dan keseharian kita. Aplikasi di perkuliahan dapat digunakan untuk belajar bahasa dan tata bahasa, mempersiapkan sebuah tugas penulisan atau essay, melakukan brainstorming, dan pemecahan masalah (problem solving). Dengan Mind Map, pekerjaan di atas menjadi lebih mudah dilakukan.
Contohnya saja yaitu penggunaan lain di perkuliahan adalah membantu mahasiswa berpikir secara kreatif sekaligus kritis, mengingat dengan baik materi pelajaran di kampus, memahami buku yang dibaca, dan penugasan lain yang diberikan. Satu hal yang penting adalah Mind Map dapat membantu mahasiswa mempersiapkan presentasi dengan cara mengembangkan ide-ide pemikirannya.

Sedangkan pengertian Mind Map adalah suatu diagram yang digunakan untuk menterjemahkan kata-kata, ide, tugas dan hal-hal yang saling terkait didalamnya untuk kemudian disusun dalam suatu kata kunci atau ide utama. Mind Map juga biasanya digunakan sebagai pemicu, fungsi visualisasi, struktur, dan mengelompokkan ide dan juga sebagai alat bantu dalam penelitian, organisasi, pemecahan masalah, pengambilan keputusan dan juga menulis.
Mind Mapping atau Peta Pikiran adalah metode mempelajari konsep yang ditemukan oleh Tony Buzan. Tony Buzan: Mind Map adalah sistem penyimpanan dan penarikan data (informasi) yang sangat luar biasa yang terdapat di dalam otak kita.

mind map merupakan suatu cara berpikir yang menghubungkan satu subjek dengan subjek yang lain kemudian menghimpunnya menjadi satu kesatuan yang utuh. Secara khusus, , mind map adalah cara memetakan pikiran-pikiran kita secara tergambar atau kasat mata (menggunakan gambar dan warna).
Dengan mind map, setiap potong informasi baru yang kita masukan ke otak kita otomatis dikaitkan ke semua informasi yang sudah ada di sana. Semakin banyak ingatan yang melekat pada setiap potong informasi dalam kepala kita, akan semakin mudah kita mengaitkan ke luar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa otak kita tidak menyimpan informasi dalam kotak-kotak sel saraf yang terjejer rapi melainkan dikumpulkan pada sel-sel saraf yang bercabang-cabang yang apabila dilihat sekilas akan tampak seperti cabang-cabang pohon. Dari fakta tersebut maka disimpulkan apabila kita juga menyimpan informasi seperti cara kerja otak, maka akan semakin baik informasi tersimpan dalam otak dan hasil akhirnya tentu saja proses belajar kita akan semakin mudah.

Dalam proses menuangkan pikiran, manusia berusaha mengatur segala fakta dan hasil pemikiran dengan cara sedemikian rupa sehingga cara kerja alami otak dilibatkan dari awal, dengan harapan bahwa akan lebih mudah mengingat dan menarik kembali informasi dikemudian hari. Tetapi, sistem pendidikan modern memiliki kecenderungan untuk memilih keterampilan-keterampilan “otak kiri” yaitu matematika, bahasa, dan ilmu pengetahuan dari pada seni, musik, dan pengajaran keterampilan berpikir, terutama keterampilan berpikir secara kreatif.

sehingga cara kerja peta pikiran adalah menuliskan tema utama sebagai titik sentral (tengah) dan memikirkan cabang-cabang atau tema-tema turunan yang keluar dari titik tengah tersebut dan mencari hubungan antara tema turunan. Itu berarti setiap kali kita mempelajari sesuatu hal maka fokus kita diarahkan pada apakah tema utamanya, poin-poin penting dari tema yang utama yang sedang kita pelajari, pengembangan dari setiap poin penting tersebut, dan mencari hubungan antara setiap poin. Dengan cara ini maka kita bisa mendapatkan gambaran hal-hal apa saja yang telah kita ketahui dan mana saja yang masih belum dikuasai dengan baik.

Ada banyak sekali manfaat yang didapatkan dengan mencatat menggunakan Mind Map. Pertama adalah Mind Map mampu meningkatkan kapasitas pemahaman dengan cara:
• Melihat gambaran besar suatu persoalan sekaligus melihat informasi secara detail
• Mengingat informasi yang kompleks lebih mudah. Informasi tersebut telah dikelompokkan sesuai dengan cara seseorang mengingat termasuk hubungannya dengan subjek yang sama atau berbeda.
Kedua Mind Map juga meningkatkan kemampuan seseorang dalam berimajinasi, mengingat, berkonsentrasi, membuat catatan, meningkatkan minat sekaligus mampu menyelesaikan persoalan. dengan informasi yang sudah ada sebelumnya.
Manfaat Ketiga dari Mind Map adalah merangsang sisi kreatif seseorang lewat penggunakan garis lengkung, warna dan gambar. Ini membuat sebuah catatan sekaligus menjadi karya seni yang indah. Secara mental akan memudahkan kita untuk mengingatnya. Mind Map akan merangsang kemampuan membandingkan informasi yang ada baik berupa fakta, ide termasuk data statistic.
Manfaat Keempat dari Mind Map adalah membantu seseorang membuat catatan yang menarik dalam waktu singkat. Selain itu, catatan ini mampu membuka pemahaman yang baik dan sisi kreatif dengan merangsang munculnya ide-ide dan insight baru, bahkan pada saat membuat catatan itu sendiri. Mind Map dapat pula menjelaskan sebuah tujuan, rencana, ide, maupun pemikiran secara jelas dan terstruktur.

Dalam buku karya Tony Buzan, beberapa fungsi dari peta pikiran yaitu:
ü Menjadi lebih kreatif
ü Menghemat waktu
ü Memecahkan masalah
ü Berkonsentrasi
ü Mengatur dan menjernihkan pikiran
ü Lulus ujian dengan baik
ü Belajar lebih cepat dan efisien
ü Belajar dengan lebih mudah
ü Melihat gambaran “keseluruhan”
ü Membuat rencana
ü Berkomunikasi
ü Bias tetap bertahan hidup

Adapun Langkah-langkah pembuatan peta pikiran (mind mapping) menurut Djohan (2008), pembuatan dilakukan secara step by step :
1. Menentukan Central Topic yang akan dibuatkan mind mappingnya, untuk buku pelajaran Central topic biasanya adalah judul buku atau judul bab yang akan dipelajari dan harus diletakkan di tengah kertas serta usahakan berbentuk image/gambar
2. Membuat Basic Ordering Odeas – BOIs untuk Central topic yang telah dipilih, BOIs biasanya adalah judul bab atau Sub-Bab dari buku yang akan dipelajari atau bias juga dengan menggunakan 5WH (What, Why, Where, When, Who dan How)
3. Melengkapi setiap BOIs dengan cabang-cabang yang berisi data-data pendukung yang terkait. Langkah ini merupakan langkah yang sangat penting karena pada saat inilah seluruh data-data harus ditempatkan dalam setiap cabang BOIs secara asosiatif dan menggunakan struktur radian yang menjadi cirri yang paling khas dari suatu mind mapping.
4. Melengkapi setiap cabang dengan image baik berupa gambar, symbol, kode, daftar, grafik dan garis penghubung bila ada BOIs yang paling terkait satu dengan lainnya. Tujuan dari langkah ini adala membuat sebuah mind mapping menjadi lebih menarik sehingga lebih mudah untuk dimengerti dan diingat.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s